Minggu, 09 Desember 2012

menangis redakan stres

Ketika kita dihadapkan pada berbagai masalah yang membuat kepala kita pusing adalah wajar jika kita membutuhkan seseorang untuk berbagi. Selain bisa merasa lebih lega, mungkin saja ia bisa membantu kita memberikan solusi. Tetapi sering pula kita mengalami kesulitan mengungkapkannya dan alih-alih yang muncul adalah air mata atau menangis. Menurut Dr William Frey dari Minnesota, menerangkan bahwa menangis dapat membuat seseorang merasa lebih baik karena air mata yang keluar berfungsi menghapus ketegangan syaraf pada tubuh, yang salah satu penyebabnya adalah stress karena terbeban masalah. Air mata itu sendiri sebenarnya terbagi menjadi dua, pertama, air mata iritasi; air mata yang keluar karena ada benda asing yang masuk ke mata. Kedua, air mata emosional; air mata yang keluar karena dorongan emosi atau perasaan. Jika stress dianalogikan seperti racun, maka jika tidak dikeluarkan dari tubuh akan menurarunkan system kekebalan tubuh dan proses biologis lainnya. Proses pengeluaran racun dari dalam tubuh biasanya adalah ketika kita berkeringat dan menangis. Selain melegakan, menangis itupun sehat. Alasan lain kenapa ornag merasa saat emosional adalah karena air mata yang keluar mengandung lebih banyak protein termasuk hormone penyebab stress. Dengan aktivitas menangis ini, air mata yang keluar akan menstimulasikan produksi hormone endortin, sehingga muncullah rasa lebih baik pada diri kita. Menyadari fungsi airmata, tak heran para psikolog merekomendasikan “menangis” sebagai langkah untuk memulai penyembuhan sters anda. Jadi jika memang anda merasa tidak sanggup menahannya, menangislah dan menangislah, karena itu akan melegakan anda..!! Meskipun wanita gampang stress, tetapi anehnya dengan segala pemicu stresnya itu, lebih banyak pecandu narkoba lelaki. Penghuni penjara dan penakluk criminal juga lelaki. Alasannya adalah wanita dilengkapi oleh 3 hal: wanita selalu ingin berbagi, wanita selalu ingin mengeluarkan air mata dan air mata ini merupakan salah satu mekanisme penanggulangan stress, wanita suka berpelukan dan itu juga mengaktifkan hormone bahagia dalam otaknya. Sehingga, meskipun mudah stress, wanita cenderung lebih cepat pulih daripada lelaki. Meskipun demikian, stress akan menimbulkan akibat buruk pada system imun yang menyebabkannya menjadi rentan terhadap penyakit infeksi dan penyakit degenerative (penyakit jantung pembuluh darah, diabetes, dan kanker). Stress juga meningkatkan serangan jantung dan tekanan darah, dengan mengubah pipa bagian dalam pembuluh darah, membuat darah tak mengalir lancer, bahkan menggumpal. Apa lagi? Pasti kita tahu bahwa stress juga menyebabkan gangguan maag yang ampun banget dech rasanya… Lambung yang kehilangan asupan (karena stress dan diproduksinya beberapa neurohormonal penekan selera kita kehilangan nafsu makan) akan tergerus oleh konsentrasi asam lambung yang terus meninggi sebagai konsekuensi masih terus berjalannya respons terhadap stress secara fisiologis. So…. Tak heran jika keluhan utama orang-orang yang mengalami tekanan psikologis berat dan berkelanjutan adalah sakit maag alias nyeri lambung, mual-muntah, perih, dan kembung. Jika kita lihat stress secara positive, pada dasarnya stress dalam hidup adalah ujian. Allah menjadikan kehidupan sebagai ajang uji kompetensi manusia manapun yang sungguh-sungguh bertaqwa dan mencintai-Nya. Apabila ujian itu kemudian dapat kita maknai, nilainya akan berubah menjadi bagian dari proses ibadah. Wa maa khalaqtul jinna wal insa illaa liya’buduun???

Tidak ada komentar: